"Janganlah kamu dekati zina," demikian Allah Swt. telah berfirman di dalam al-Quran. Namun, hari ini, hampir di setiap sudut kota, pasangan muda dan mudi di luar nikah seringkali mengotori keindahan kota dengan melanggar perintah Allah Swt tersebut.
Akibat sekularisme dan liberalisme serta ide HAM yang telah dibekali sejak remaja, anak-anak muda belia kini tanpa merasa malu lagi untuk menikmati dosa dalam gelimangnya kemaksiyatan melalui aktivitas pacaran. Valentine's Day menjadi puncak momentum bagi para remaja-remaji untuk memaduh kasih, tapi tidak halal. Tentu saja hal ini merupakan kemaksiyatan pengundang murka-Nya yang tak bisa dibiarkan.
Hal itulah yang mendorong, sekelompok anak muda dan remaja Muslim yang diorganisir oleh Muslimuda Community bergerak melakukan dakwah kepada mereka yang sedang berduaan. Aktivitas pacaran harus dihentikan.
Di malam Valentine's Day, tepatnya malam Minggu (13/02/02), puluhan remaja bergerak ke alun-alun kota, di mana banyak para remaja bermaksiyat. Para anak Muda Muslim ini pergi untuk mendakwahi setiap pemuda-pemudi atau remaja yang sedang berdua-duan bukan muhrim atau sedang berpacaran.
Sudah diduga sebelumnya, tampak belasan remaja-remaji dan pemuda-pemudi tanpa ikatan nikah kedapatan berduaan-duaan. Dengan penuh semangat para remaja Muslim mendatangi setiap pemuda-pemudi atau remaja-remaji yang sedang memadu kasih tersebut.
Setelah mengucapkan salam, mereka menanyakan apakah para laki perempuan yang tengah berduaan tersebut suami istri atau bukan. Hampir semua pasangan muda-mudi yang tengah berduaan tersebut belum pada nikah. Bahkan tidak sedikit diantara mereka yang bercumbu, yang sungguh sangat memalukan dilakukan oleh orang yang belum menikah.
Tanpa, basa-basi lagi, para remaja Muslim itu langsung mendakwahi para pelaku kemaksiyatan tersebut. Selembaran buletin MusliMuda yang mengupas kerusakkan valentine's day diberikan kepada pasangan tak halal itu agar dibaca.
Selain mengingatkan agar mereka "jangan mendekati zina", para remaja Muslim itu juga mengajak berfikir kepada anak muda yang tengah berduaan tak halal itu untuk mempertanyakan identitas diri mereka sebagai seorang muslim.
Tidak lupa juga, para remaja Muslim itu pun mengingatkannya akibat dan bahaya dari perbuatan maksiyat tersebut yang akan mengundang murka dari Allah Swt. Para remaja Muslimuda tersebut tidak meninggalkan pasangan tak halal itu hingga mereka menyadari akan kesalahannya dan membubarkan diri. Hampir seperempat jam-an, para pasangan tak halal itu didakwahi, hingga mereka malu dan menyadari kesalahannya. Mereka berjanji untuk tidak melakukan lagi perbuatan nista tersebut.
Sekali lagi, akibat pendidikan sekular dan sistem sosial yang rusak telah menggiring sebagian generasi muda harapan masa depan ini terjerumus ke jurang kemaksiyatan. Beginilah kebobrokan sistem kehidupan sosial tanpa syariah dan Khilafah. Tentu saja hal ini tak boleh dibiarkan, generasi baru Muslim harus tampil untuk menghentikan kerusakkan ini. Menyusul di kota lainnya. Insya Allah, di setiap tempat hingga Khilafah benar-benar menyelamatkan generasi kita. [M]
saya kagum dan bangga terhadap komunitas muslim muda... d tgah kesuraman generasi, muslimuda berani melakukan 'movement' besar secara 'buka-bukaan'.... semoga pejuangan ini dapat mnginspirasi muslimmuda di belahan dunia manapun yang sedang berhadapan dengan kesuraman generasi...
WAH HEBAT BENER, sangat berani padahal itu penuh resiko sekali tapi antum2 sekalian sangat berani memberantas kemaksiatan yg terjadi...., memeang begitu lah seharusnya... eh ngomong-ngomong nih pingin tahu aja di videonya itu lagu backsoundnya itu judulnya apa?